Heboh! Pulau Batam Dianggap Wilayah Luar Negeri

516

Batam – Warganet di Batam dihebohkan dengan beredarnya sebuah surat pemberitahuan di media sosial dari Pos Indonesia yang menyebut Batam diangggap wilayah luar negeri.

Dalam surat itu, kantor Pos Batam mengumumkan bahwa berdasarkan keputusan Dirjen Bea Cukai No Kep07/BC/2019 tertanggal 1 Februari 2019 terjadi perubahan alur proses pengiriman barang ke luar dari Batam.

“Kiriman paket/barang yang dikirim keluar Batam diperlakukan sama seperti kiriman incoming internasional. Hal itu terjadi karena status pulau Batam sebagai FTZ (Free Trade Zone)”

“Secara kepabean ‘pulau Batam dianggap sebagai wilayah luar negeri sehingga kiriman paket/barang wajib diperiksa satu persatu, untuk dicocokan isi dan perhitungan PDRI (Pajak Dalam Rangka Impor),” demikian pengumuman Kantor Pos Batam.

Hal inilah, kata pemberitahuan itu menjadi penyebab ada keterlambatan pengiriman barang ke luar Batam.

Warganet pun mengomentari surat tersebut, mereka mengaku heran kenapa Batam dianggap wilayah luar negeri.

Mereka juga mengeluhkan aturan baru itu, karena mempersulit para pengusaha online terutama pengusaha online menengah kebawah.

“FTZ..Batam, Bintan, Tj. Pinang termasuk wilayah Indonesia apa bukan ya? Beri kami alasan logic, kami hanya mencari kehidupan dan menghidupi keluarga kami,” tulis Murhadi di Facebook

“Buat kawan kawan, Sekarang kalau belanja ke batam kalian harus bangga belanja dari LN
Karena batam bukan indonesia,” yang lain berkomentar

“Yang mau keluar negri gak usah jauh2 cukup kebatam aja #mirisjadiwargabatam,” tulis Yurni

Benankmerah telah menghubungi Bea Cukai Batam, namun hingga berita ini diterbitkan belum ada komentar.