Perusahaan APB Batam, Abaikan Hak Karyawan

Juliadi terbaring lemah dirumah sakit - Foto Sahril/BENANKMERAH.CO

BENANKMERAH.CO, BATAM – Ketua BPD Asosiasi Satuan Pengamanan Republik Indonesia (ASPRI) Kepri, Sofumboro mengatakan, bahwa ia telah menyurati Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, terkait adanya pengabaian hak pekerja bernama Juliadi oleh PT Agromas Batam Pratama (ABP).

“Aspri hadir memberikan Solusi bagi satuan pengaman, yang mana terdapat hak tidak di penuhi perusahaan, ini adalah murni pelanggaran hukum ketenagakerjaan, peraturan Kapolri tentang jam kerja SATPAM, dan BPJS,” kata Sofu, Kamis (28/9/2017).

Sebelumnya, permasalahan Juliadi ini sempat viral dimedia sosial. Yakni sebuah postingan penggalangan dana untuk Juliadi yang sedang kritis dirumah sakit.

Juliadi terkendala dengan biaya rumah sakit, karena perusahaan tempat ia bekerja tidak memberikan kartu BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Menanggapi hal itu, pada Rabu (27/9/2017) Anggota Komisi I DPRD Batam Harmidi, BPD ASPRI, BPC ASPRI, Team RCWB dan Hery Said mewakili perusahaan, menjenguk Juliadi di RSUD untuk memberikan donasi.

Kunjungan itu sekaligus meminta tanggungjawab perusahaan untuk membayar segala biaya Rumah Sakit, dan pada akhirnya perusahaan menyanggupi membayar biaya tersebut.

Meski perusahaan telah membayar biaya Rumah Sakit, Ketua Aspri Kepri, Sofu tetap menegaskan bahwa masalah ini tidak selesai sampai disini saja.

Pihaknya masih menunggu Disnaker untuk memberikan sanksi tegas kepada Perusahaan PT Agromas Batam Pratama (ABP) atas pelanggaran hukum yang dilakukan selama ini.

“Masa mereka baru mau di bayar. Awal pertama masuk RS, pak Heri Said ini mengaku perwakilan perusahaan, itupun cuma kasih uang kepada istri pasien Rp1 juta, dan 1 juta itu gak cukup buat biaya RS,” jelasnya.

Juliadi yang merupakan Satpam di PT Agromas Batam Pratama menderita penyakit asam lambung berkepanjangan, sehingga perlu perawatan dan pengobatan di RSUD Embung Fatimah.

Juliadi juga diketahui digaji sebesar Rp2 juta setiap bulannya, gaji tersebut di bawah ketetapan UMK Kota Batam 2017 yang saat ini sebesar Rp3.250.000.


Sahril |Editor: Rajo