Pengibaran Bendera Israel di Papua Jadi Budaya dan Tradisi

903
Istimewa

BENANKMERAH.CO, JAYAPURA – Konvoi kendaraan disertai pengibaran bendera Israel menjadi peringatan budaya dan sudah menjadi tradisi di Jayapura, Papua.

Kapolda Papua Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan konvoi ini dilakukan oleh komunitas Sion Kids. Menurutnya aksi tersebut sebagai tradisi dan tak ada kaitannya dengan politik.

“Pengibaran bendera Israel di Jayapura peringatan dari komunitas Sion Kids, ini komunitas masyarakat. Itu sudah seperti tradisi dan merupakan budaya,” ujar Boy seperti yang dilaporkan CNNIndonesia.com, Kamis (17/5).

Boy menjelaskan, komunitas ini mengagungkan budaya Israel yang berasal dari keturunan Adam. Dan kegiatan tersebut kata Boy tidak mencerminkan dukungan terhadap Israel sebagai sebuah negara.

“Mereka dulu ada sejarah dengan pendeta Israel yang dulu pernah berdakwah datang ke Indonesia. Itu sekarang sudah jadi tradisi dan budaya. Itu saja tidak ada kepentingan lain,” kata Boy.

Boy berharap masyarakat tidak berpersepsi bahwa acara budaya ini sebagai bentuk dukungan terhadap negara Israel.

“Jauh sekali dengan bentuk dukungan terhadap Israel. Tidak ada maksud dukungan untuk Israel. Intinya ini hanya acara peringatan,” ujar Boy.

Boy mengatakan tidak ada konflik yang terjadi di Papua karena acara peringatan ini sudah dianggap sebagai budaya. Dia menambahkan hal yang sudah menjadi tradisi ini tidak perlu dipermasalahkan, apalagi dikaitkan dengan aspek politik.

Sebelumnya, beredar video konvoi kendaraan disertai pengibaran bendera Israel dalam sebuah acara di Jayapura, Papua.

Video berdurasi 1 menit 1 detik tersebut tersebar dan viral di media sosial serta aplikasi percakapan Whatsapp. Ada sejumlah kendaraan yang melintas. 

Sebagian besar orang di dalam kendaraan itu mengibarkan bendera Israel.

Beberapa orang berspekulasi, aksi tersebut merupakan reaksi atas peresmian kedutaan besar Amerika Serikat di Yerusalem.

 

Editor: Heni Anggraini

Komentar Anda