Soal Tudingan Jenderal Kardus, Fadli Zon: Logistik Itu Wajar

396
Wakil Ketua DPR Fadli Zon - Istimewa

BENANKMERAH.CO, JAKARTA – Istilah jenderal kardus menjadi trending topic yang ramai dibahas menjelang pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden untuk Pemilu 2019.

Hal itu terkait tudingan politisi Partai Demokrat Andi Arief yang menyebutkan bahwa anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno memberikan mahar politik kepada PKS dan PAN masing-masing sebesar Rp500 miliar.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon menilai tuduhan itu tidak benar, namun dirinya menekan bahwa dukungan logistik itu wajar dalam hadapi Pilpres karena tiap parpol punya mesin politik yang harus digerakan sehingga bukan terkait pribadi.

Kendati demikian, Fadl mengatakan dari dua kandidat calon wakil presiden yaitu Sandiaga Uno dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) belum dibicarakan terkait logistik pemilu, namun kedepannya akan dibicarakan.

“Belum dibicarakan soal logistik, jadi kita kan harus membicarakan itu sebagai bekal untuk menghadapi Pilpres karena kita perlu mencetak kaos, saksi-saksi dan sebagainya,” kata Fadli di kediaman Prabowo Subianto di Jakarta, dilansir Antara, Kamis (9/8) dini hari.

Fadli membenarkan bahwa partainya masih membahas logistik untuk pemenangan Pemilu Presiden 2019, namun bukan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan sosok calon wakil presiden.

Namun, Fadli menegaskan bahwa bantuan logistik itu bukan menjadi variabel yang menentukan dalam koalisi karena koalisi dibangun dari komitmen dan keinginan bersama untuk melakukan perubahan kedepan.

Dia juga menekankan bahwa bantuan logistik bukan jadi pertimbangan utama memilih cawapres, namun dalam sebuah “peperangan” seperti Pilpres, kebutuhan logistik pemenangan tidak bisa dielakan.

“Jadi selain taktik dan strategi, ya kita perlu logistik dan logistik ini kita juga berharap nanti juga ada dana gotong royong dari setiap partai politik, kandidat dan Prabowo sendiri,” imbuhnya.

Komentar Anda