Perindo Copot Jabatan DPW Bupati Bengkulu Selatan

283
Petugas KPK dan Kepolisian menggiring Bupati Bengkulu Selatan (BS) Dirwan Mahmud (kiri) saat tiba di Gedung KPK Jakarta, Selasa (16/5/2018). Foto: M ALI/JAWA POS

BENANKMERAH.CO, JAKARTA – Partai Perindo melepaskan jabatan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Bengkulu yang diduduki oleh Bupati Bengkulu Selatan, Dirwan Mahmud.

Keputusan ini diambil setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi menetapkan Dirwan yang juga merupakan Bupati Bengkulu Selatan sebagai tersangka dalam kasus suap pembangunan infrastruktur di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan.

“Partai Perindo dengan ini memutuskan untuk melepas jabatan Dirwan Mahmud sebagai Ketua DPW Bengkulu dan menyerahkan secara penuh proses hukum yang ada kepada KPK,” ungkap Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perindo Ahmad Rofiq dalam keterangan tertulisnya yang diterima benankmerah.co, Kamis, (17/5/2018).

Menyusul pelepasan jabatan Dirwan Mahmud itu, Partai Perindo telah menunjuk Yurman Hamedi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPW Bengkulu Partai Perindo.

Menurut Rofiq, sikap ini diambil sebagai bentuk komitmen dan konsistensi Partai Perindo untuk tidak memberikan toleransi terhadap penyalahgunaan jabatan serta kewenangan termasuk korupsi, gratifikasi, maupun suap.

Dari kejadian ini, Rofiq pun menghimbau kepada seluruh pimpinan dan kadee Partai Perindo lainnya untuk tidak mencoba-coba berkompromi dengan korupsi dimana hal tersebut dinilai sebagai kejahatan kemanusiaan yang paling besar.

KPK menetapkan Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud sebagai tersangka suap terkait pengadaan pekerjaan infrastruktur di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan tahun anggaran 2018.

Perbuatan melanggar hukum ini dilakukan Dirwan bersama isterinya Hendrati beserta Kasie pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Selatan Nursilawati.

Ketiganya diduga menerima uang panas dari seorang kontraktor bernama Juhari.

Reporter: Rizkia Sasi

Komentar Anda