Mahfud: Kiai Ma’ruf Dibalik Pernyataan ‘Tak Bertanggungjawab Jika Bukan Kader NU Jadi Cawpres Jokowi’

346
Mahfud MD (Detikcom)

BENANKMERAH.CO, JAKARTA – Mahfud MD buka-bukaan soal detik-detik dirinya ditunjuk jadi cawapres pendamping Jokowi yang akhirnya gagal. Jokowi akhirnya maju bersama Rais Aam PBNU KH. Ma’ruf Amin.

Mahfud mengungkapkan kisahnya itu dalam dalam program Indonesia Lawyers Club tvOne, Selasa (14/8) malam.

Cerita Mahfud begitu detail, menjadi sebuah kisah yang sangat dramatis. Salah satu kisahnya saat kubu Jokowi mencari yang cakap dan layak menjadi cawapres.

Sebelumnya akhirnya menentukan nama Ma’ruf Amin, awalnya ada 10 nama kader NU yang diajukan sebagai calon kuat, sayangnya sebagian dinilai tersangkut kasus korupsi.

“Yang tidak korupsi itu hanya saya dan pak Mahfud, itu kata pak Said Aqil” ujar Mahfud.

Mahfud juga mempertanyakan bagaimana bisa NU mengeluarkan ancaman “tidak bertanggungjawab apa bila bukan kader NU yang menjadi cawapres Jokowi”, atau “NU akan meninggalkan Jokowi jika bukan kader NU jadi cawapres”.

Menurut Mahfud , bahkan ketua PKB Muhaimin Iskandar menyatakan perintah ini datang dari Ma’ruf Amin yang kini jadi cawapres Jokowi.

Mahfud juga menyebut nama Robikin sang kader NU yang mengatakan pernyataan bernada ancaman itu dihadapan pers. Meski belakangan pernyataan itu banyak dibantah oleh berbagai pihak.

“Pada Rabu sore jam 5, kan keluar pernyataan itu (ancaman-red), begini kata Muhaimin, sebelumnya datang Robikin (bertanya) begini ya kiai?, (setelah itu) kalimatnya didikte oleh kiai Ma’ruf: “begini lo kalimatnya’, jadi kata itu didikte emang, itulah permainan,’ ungkap Mahfud.

 

Reporter: Heni Anggraini

Komentar Anda