Pesan Jokowi: Pandai Pandai Memilah Informasi di Media Sosial

232

JAKARTA – Presiden Joko Widodo mengingatkan rakyat Indonesia untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Jokowi mengibaratkan media sosial adalah hutan belantara berita dan informasi.

Oleh karena itu, ia berpesan agar informasi itu benar-benar diverifikasi dulu kebenarannya karena bisa jadi infomasi itu palsu atau hoaks.

“Media sosial adalah hutan belantara berita dan informasi. Di dalamnya, kita harus pandai-pandai memilah: mana substansi dan sekadar sensasi, yang benar dan yang salah, yang asli dan yang palsu, ujaran kebenaran dan kebencian, suara dan kegaduhan, voice dan noise,” tutur Presiden dikutip dari akun twitternya @jokowi, Kamis (11/10/2018).

Ujaran yang bermakna fitnah dan hujatan di media sosial memang marak terjadi saat ini, bahkan ada yang sampai ke balik jeruji besi karena didakwa sebagai penyebar hoaks.

Seperti diketahui, di sosial media ada kubu yang secara konsisten menyindir dan mengkritisi kebijakan pemerintahan Jokowi. Banyak juga beredar ujaran yang bermakna menjelekkan Jokowi dan cenderung ke arah fitnah. 

Meski begitu, Jokowi juga banyak dipuji sebagi pemimpin berprestasi, salah satunya dibidang infarastruktur selama 4 tahun pemerintahannya.

Jokowi disebut telah memberikan kenyamanan, dan serangkaian program-program pembangunan yang begitu menjanjikan, sehingga menimbulkan rasa sayang tak terhingga dari masyarakat.

Namun, sebijak apa pun pemerintahan tersebut, sehebat apa pun prestasi-prestasinya, dan seharum apa pun namanya di dunia, pastilah ada cela, yang entah mencolok atau tidak, namun berpotensi menyeleweng dari hakikat pemerintahan itu sendiri.

Sehingga munculah tukang kritik yang menyorot kebijakan pemerintah yang dianggap melenceng, baik secara akal sehat maupun secara brutal.

Jokowi dalam suatu kesempatan juga pernah mengatakan, kritikan haruslah bersifat membangun. Selain itu, cara menyampaikannya pun harus sesuai dengan etika bangsa Indonesia yang luhur.

“Kritik itu memberikan masukkan yang konstruktif, dengan data-data, dengan solusi-solusi. Sampaikan, tidak apa-apa,” ujar Jokowi saat menghadiri acara peresmian asrama putri SMA MTA dan groundbreaking Pondok Pesantren Majelis Tafsir Al Qur’an di Desa Pojok, Mojogedang, Karanganyar, Minggu (15/7/2018) lalu.

 

Heni Anggraini

Komentar Anda