Misteri Kebohongan Ratna Sarumpaet, Karena Bisikan Setan Atau Depresi?

543

JAKARTA – Aktivis Ratna Sarumpaet telah mengaku berbohong soal penganiayaan terhadap dirinya. Ratna menyebut muka lebam diwajahnya bukan karena dianiaya sekelompok orang tetapi karena operasi plastik.

Dalam jumpa pers di kediamannnya di kawasan Kampung Melayu Kecil V, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (3/10/2018). Ratna pun mengaku kebohongan yang terucap dari mulutnya itu bisikan dari setan.

Ratna menuturkan, kebohongannya itu berawal ketika wajahnya terlihat bengkak usai melakukan operasi atau sedot lemak pada 21 September lalu.

Tapi, ketika ditanya anak-anaknya kenapa wajahnya lebam, ia mengaku berbohong dengan alasan telah dipukul.

“Jadi tidak ada penganiayaan, itu hanya cerita khayal entah diberikan oleh setan mana ke saya, dan berkembang seperti itu,” ujarnya.

Cerita yang awalnya hanya untuk keluarga kemudian menjadi berkembang ke publik setelah fotonya menjadi viral. Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno juga kemudian ikut pasang badan setelah kabar soal penganiayaan muncul.

Prabowo bersama tim pemenangannya lalu menemui Ratna. Saat pertemuan juga ada anggota Dewan Kehormatan PAN sekaligus Dewan Pembina Badan Pemenangan Prabowo-Sandi, Amien Rais.

Tapi hal itu membuat Ratna merasa bersalah, ia mengaku tak sanggup melihat Prabowo pasang badan karena membela dirinya. Alhasil iapun memutuskan untuk mengungkap kebohongannya.

“Saya enggak sanggup melihat sahabat-sahabat saya membela saya dalam pertemuan yang digelar di Cikini. Saya shalat malam tadi malam berulang kali dan tadi pagi saya mengatakan kepada diri saya, setop,” katanya dengan berurai air mata.

Selang berapa jam usai Ratna mengakui kebohongannya,, Prabowo mengadakan jumpa pers, di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.

Calon presiden nomor urut 02 itu menyebut Ratna mengalami tekanan kejiwaan dalam beberapa bulan terakhir.

Prabowo mendapatkan berita itu dari keluarga Ratna. Tapi, ia tak mendapatkan informasi lebih rinci terkait masalah yang dialami Ratna.

“Saya dapat berita dari keluarganya beberapa bulan ini, ada beberapa kegiatan dan tindakan beliau yang bisa dikatakan kemungkinan beliau di bawah tekanan kejiwaan atau depresi,” kata Prabowo.

“Saya dengar ya ada indikasi-indikasi bahwa beliau dibawah tekanan jiwa yang sangat berat,” lanjutnya.

Dikesempatan itu, Prabowo juga melayangkan permintaan maaf karna turut dalam menyebarkanluaskan kabar tentang penganiayaan terhadap Ratna.

Prabowo menyesalkan kebohongan Ratna yang telah membuat kegaduhan itu.

Heni Anggraini

Komentar Anda