Anies Heran Pembangunan 6 Ruas Tol Diambil Pusat

244
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Istimewa

BENANKMERAH.CO, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mempertanyakan pembangunan enam jalan tol dalam kota di Jakarta. Sebab, proyek DKI itu mendadak dijadikan proyek startegis nasional.

Saat kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017, Anies dan wakilnya Sandiaga Salahuddin Uno bulat menolak proyek tersebut. Mereka menilai pembangunan itu hanya akan menambah kemacetan.

“Jadi, saat kampanye kami tegaskan untuk tidak meneruskan proyek enam ruas dalam tol. Kampanye kita selesai 15 April dan kita menang. Lalu proyek ini diambil alih oleh Pemerintah Pusat,” kata Anies di Tanah Abang, Jakarta Pusat, seperti dilansir metrotv, Jumat, (13/7/2018).

Dua bulan usai Anies-Sandi terpilih, Presiden Jokowi mengeluarkan Perpres Perubahan Nomor 58 tahun 2017. Perpres terkait percepatan pelaksanaan rencana strategis nasional.

“Enam ruas jalan tol itu menjadi proyek strategis nasional yang tidak lagi di bawah Pemda DKI. Apakah ada hubungannya karena gubernurnya baru? Dan gubernurnya berpandangan tidak usah meneruskan proyek enam ruas jalan tol, lalu ini naik jadi program strategis nasional?,” Ujar Anies.

Anies mneyebut tak tahu maksud kebijakan tersebut. Ia meminta warga untuk menunggu hasilnya.

“Kita lihat saja. Tapi wewenangnya kemudian diambil di Pemerintah Pusat jadi tidak ada lagi di pemerintah daerah,” ungkapnya.

Editor: Heni Anggraini

Komentar Anda