Polres Bintan Amankan 21 Paket Sabu dan 2 Paket Ekstasi

146
Foto Dok Humas Polda Kepri

BENANKMERAH.CO, BINTAN – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bintan berhasil menggagalkan pengiriman 21 paket sabu dan 2 paket ekstasi ke Tanjung Priok melalui pelabuhan Sri Bintan Kijang – Kabupaten Bintan.

Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian saat konfrensi pers diPolsek Gunung Kijang, Polres Bintan memaparkan, berawal informasi dari masyarakat bahwa di Desa berakit Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan, ada satu unit mobil Avanza warna Biru yang diduga membawa Narkotika dengan tujuan Pelabuhan Sri Bintan Kijang dengan tujuan Tanjung Priok.

Kapolda melanjutkan, Berdasarkan informasi tersebut anggota Satresnarkoba Polres Bintan melakukan penyelidikan dan didapati informasi narkotika yang berada di Mobil Avanza warna Biru tersebut sudah dipindahkan ke Mobil Toyota Yaris warna Putih, berbekal informasi tersebut dilakukan penyelidikan diseputaran Kijang Kecamatan Bintan Timur Kabupaten Bintan hingga ke Kota Tanjungpinang.

“Lalu pada Rabu (15/3/20170) ditemukan Mobil Toyota Yaris warna Putih diparkiran belakang Hotel Halim yang terletak di KM 6 Tanjungpinang, anggota Satresnarkoba Polres Bintan terus mengawasi mobil tersebut, pada Kamis (16/3/2017) pelaku yang menggunakan mobil tersebut pindah ke Hotel Comfort yang berada di KM 10 Tanjungpinang”, ungkap Kapolda

Mobil tersebut diparkirkan di parkiran tidak jauh dari kamar hotel, kata Kapolda melanjutkan, anggota Satresnarkoba Polres Bintan terus mengamati mobil tersebut dan pada hari Jumat (17/3/2017) sekira pukul 17.00 wib pada saat mobil Yaris tersebut hendak keluar dari Parkiran Hotel.

“Anggota Satresnarkoba mendekati dan melakukan penyergapan”, paparnya.

Dari hasil penyergapan itu ditemukan didalam bagasi mobil  2 Koper warna Hitam. Pada saat kedua koper tersebut dibuka, 1  koper berisi 11 paket besar yang diduga sabu-sabu, 1 koper lagi berisi 10 paket besar yang diduga sabu dan 1 kantong plastik yang diduga Pil Ekstasi warna Orange dan Biru selanjutnya terhadap pelaku dan Barang Bukti dibawa ke Polres Bintan.

Hasil introgasi pelaku berinisial S dan AY alias Y, yang berasal dari Sampang Madura, pelaku juga mengakui barang yang diduga Narkotika tersebut milik saudara K yang sekarang masih DPO yang berada di Sampit (Kalimantan Tengah). Pelaku mengakui hanya sebagai orang yang disuruh membawa dan mendapatkan upah Rp. 10 juta perorang.

“Pelaku juga mengakui bahwa sebelumnya sudah 2 kali membawa Narkotika ke Tanjung Priok, melalui pelabuhan Sri Bintan Kijang”, ungkap Kapoda.

Pelaku dijerat Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

(tama)

Komentar Anda