ISIS Rilis Pamflet Mengerikan Lengkap Dengan Tips Untuk Serangan Teror di Piala Dunia Rusia

1434
Lionel Messi digunakan dalam salah satu gambar propaganda ISIS - Foto SITE

BENANKMERAH.CO – ISIS telah merilis sebuah pamflet lengkap dengan tips untuk melakukan serangan teroris selama Piala Dunia.

Kelompok ekstrimis, yang terus kehilangan tanah di Suriah dan Irak, telah meminta pengikut mereka untuk menargetkan penggemar sepak bola di turnamen bulan depan di Rusia.

ISIS berusaha mendorong lebih banyak ‘penyerang tunggal’ untuk mencapai target di negara-negara maju.

Pamflet memberitahu titik mematikan di tubuh manusia’ dan mengatakan teroris harus menyerang mereka (penggemar sepak bola) dengan truk atau mobil’ sebelum ‘meledakkan mereka, membantai dan menembak mereka.

Isis Rilis pamflet untuk serangan teror di oiala Dunia Rusia – Foto via Dayli Miror

Propaganda menyimpang terbaru ISIS juga datang di Indonesia, setelah satu keluarga melakukan serangan bom bunuh diri Minggu terakhir.

ISIS mengaku bertanggungjawab setelah dua gadis berusia 9 dan 12 tahun yang berada di antara keluarga, menewaskan 14 orang, termasuk anak-anak, dalam ledakan di tiga gereja Kristen di Kota Surabaya, Jawa Timur pada Minggu (14/5) lalu.

Sebagaimana dilaporkan polisi, ayah bernama Dita, melakukan bom bunuh diri dengan cara menabrakkan mobil yang dikemudikannya ke Gereja Pantekosta. Namun sebelum melakukan aksinya, Dita terlebih dahulu mengantar dua anak perempuannya dan isterinya yang mengenakan sabuk bunuh diri untuk meledakan Gereja GKI.

Sementara, dua laki-laki yang juga merupakan putera dari Dita, melakukan serangan bom bunuh diri di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela.

Dan dalam serangan bunuh diri lain di Mapolrestabes Surabaya, Jawa Timur, Senin (14/5/2018), yang dilakukan oleh 5 orang dengan dua sepeda motor, termasuk seorang gadis berusia delapan tahun. 4 Pelaku dinyatakan tewas dan beruntung gadis dibawah umur itu selamat.

Serangan ISIS paling mengerikan pada bulan April terjadi di St Petersburg kota kedua terbesar Rusia ketika sebuah bom koper diledakkan di bawah tanah, menewaskan 14 orang.

Ledakan itu adalah pembalasan atas serangan udara Rusia di Suriah yang telah membantu membuat ISIS bertekuk lutut.

Ribuan orang Rusia dari Asia tengah dilaporkan melakukan perjalanan ke Timur Tengah untuk bergabung dengan ISIS.

Para ahli di Moskow percaya sekitar 2.400 bergabung dengan ISS pada tahun 2015 saja.

 

Reporter: Heni Anggraini

Komentar Anda