Para Ilmuan Dibuat Bingung Dengan Temuan Makhluk Aneh Pra- Sejarah

5310
Makhluk aneh yang ditemukan hanyut di tepian Sungai Mersey, Liverpool, Inggris, Kamis (26/4/2018) sore

BENANKMERAH.CO – Makhluk aneh dalam kondisi mati dengan taring dan bulu seperti paku hitam ditemukan hanyut di tepian Sungai Mersey, Liverpool, Inggris, Kamis (26/4/2018) sore. Menurut para ahli makhluk itu kemungkinan jenis lumba-lumba atau hanya ikan besar.

Para ilmuwan mengatakan makhluk itu ditemukan dalam keadaan sangat membusuk dan mungkin sudah lama mati.

Sean Hall menjelaskan dia sedang berjalan dengan seorang rekan ketika ia menemukan binatang misterius itu.

“Makhluk itu tampaknya memiliki taring,  dan kulitnya terasa “berlendir” saat disentuh,” ujar Sean kepada Liverpool Echo

Dia mengatakan makhluk itu mengingatkannya pada “monster sungai  sesuatu yang benar-benar prasejarah.

 

Orang yang menemukannya percaya bahwa makhluk itu bahkan mungkin pra-sejarah – (Gambar: Liverpool Echo WS via Miror

“Kami pikir binatang itu dalam masalah, jadi kami pergi untuk melihat apakah kami bisa membantunya kembali ke laut. Tapi dia sudah mati,” kata Sean.

Dia menambahkan bahwa makhluk itu bahkan tidak ditemukan ada matanya “Ini benar-benar aneh,” katanya.

Pria berusia 28 tahun itu mengatakan dia memanggil berbagai badan amal hewan untuk membantu mengidentifikasi makhluk itu, namun tak satupun yang mengetahui.

Sementara itu, para ahli dibuat bingung oleh foto-foto makhluk itu pada hari Jumat (27/4).

“Sayangnya sangat busuk sehingga kehilangan sebagian besar fitur pengidentifikasiannya,” ujar Dr Leonie Robinson, seorang dosen biologi kelautan di Universitas Liverpool.

“Mungkin lebih mudah untuk diidentifikasi dalam daging, tetapi berdasarkan gambar yang diberikan itu bisa dari jenis lumba lumba ke atau kemungkinan ikan besar.” Dia menambahkan.

Menurut Dr Robinson makhluk itu pasti sudah lama mati karena kepalanya membusuk kembali ke tulang rahangnya.

Berbicara tentang temuan itu, seorang juru bicara Royal Society for the Prevention of Cruelty to Animals (RSPCA) mengatakan, makhluk yang sangat membusuk ini kemungkinan besar adalah anggota dari keluarga cetacea, yang termasuk jenis lumba-lumba.

“RSPCA telah memberikan perincian kepada kedua dewan lokal yang bertanggung jawab atas pembuangan hewan yang mati dan the Cetacean Strandings Incident Scheme (CSIP) yang bertanggung jawab untuk menyelidiki penyebab-penyebab seperti itu,” katanya.

 

Repoter Heni Anggrain

Komentar Anda