Ilmuan Temukan Sumber Air Bawah Tanah di Mars

227

BENANKMERAH.CO – Para ilmuwan telah menemukan danau besar di bawah permukaan Mars, di mana para ilmuwan menyebut sebagai terobosan yang sangat signifikan dalam mencari kehidupan asing di planet merah ini.

Penemuan ini menandai pertama kalinya sebuah badan air yang stabil telah terdeteksi di Mars, menyelesaikan perdebatan selama puluhan tahun tentang apakah planet itu memiliki air sama sekali. 

Sudah lama diasumsikan bahwa jika air tidak ada di planet merah, hampir pasti tidak akan mampu mempertahankan kehidupan.

Namun, menurut para ilmuwan yang bertanggung jawab atas terobosan itu, danau besar itu terletak di bawah kutub selatan Mars dan membentang sejauh 20 km. 

“Jika para peneliti ini benar, ini adalah pertama kalinya kami menemukan bukti dari badan air yang besar di Mars,” kata Cassie Stuurman, seorang ahli geofisika di University of Texas yang menemukan tanda-tanda deposit es Mars yang sangat besar pada tahun 2016, dikutip The Independent, Rabu (25/7/2018).

Mars dahulu kala lebih hangat dan basah, memiliki tubuh air yang signifikan, sebagaimana dibuktikan oleh dasar danau kering dan lembah sungai di permukaannya.

Ada beberapa tanda-tanda air cair saat ini di Mars, termasuk bukti yang disengketakan tentang aktivitas air di lereng Mars, tetapi bukan badan air yang stabil.

Penemuan ini ditemukan oleh para ilmuwan menggunakan instrumen Mars Advanced Radar for Subsurface dan Ionosphere Sounding (MARSIS) pada pesawat ruang angkasa Mars Express. Instrumen itu mengirimkan pulsa radar yang menembus permukaan dan topi es di Mars, dan mengukur gelombang radio ketika mereka kembali ke pesawat ruang angkasa.

Para ilmuwan yang dipimpin oleh Roberto Orosei memeriksa data antara Mei 2012 dan Desember 2015 dan menemukan bahwa ada perubahan yang sangat tajam dalam sinyal radar, ketika melihat daerah tersebut, yang ditemukan 1,5 km di bawah permukaan.

Para peneliti menghabiskan dua tahun untuk memastikan bahwa data tersebut bukan hasil dari beberapa efek lain akhirnya mengesampingkan setiap penjelasan yang mungkin terpisah dari air cair.

“Sangat menggoda untuk berpikir bahwa ini adalah tempat kandidat pertama di mana kehidupan dapat bertahan di Mars,” kata Orosei.

Data ini mirip dengan yang terlihat ketika radar melihat danau air cair yang ditemukan di bawah lapisan es Antartika dan Greenland di Bumi. 

Para ilmuwan telah menyarankan bahwa kehidupan mikroba dapat hidup dalam kondisi ekstrim itu sepertinya mungkin terjadi di Mars.

“Lingkungan semacam ini bukan liburan ideal Anda, atau tempat di mana ikan akan berenang,” kata Orosei.

“Tapi ada organisme terestrial yang dapat bertahan hidup dan berkembang, pada kenyataannya, di lingkungan yang sama. Ada mikroorganisme di Bumi yang mampu bertahan bahkan di dalam es,” tambahnya.

 

Reporter: Erick Ginting

Komentar Anda