Keistimewaan Bambu Kuning Sebagai Penangkal Santet?

3679
Bambu Kuning (Ist)

BENANKMERAH.CO – Bambu Kuning sering kita jumpai di halaman rumah bagian depan maupun belakang sebagai penghias halaman sekaligus pagar pelapis setelah pagar besi, selain membawa kesan alami halaman yang ditanami bambu kuning terasa segar karena dapat menyaring polusi disekitar halaman.

Sudah sejak zaman dulu sekali bambu kuning kental dengan hal-hal mistis. Entah dianggap tempat tinggalnya wewe gombel dan genderuwo sampai soal kesaktian bambu yang melegenda.

Bambu juga dijadikan senjata para pahlawan kemerdekaan kita. Tentu ada alasan khusus kenapa para pejuang memilih bambu, bukannya pohon jati.

Konon kata banyak orang, bambu kuning sangat tidak disukai makhluk halus, seperti jin, demit, jurig dan lain sebagainya.

Menurut pakarnya, bambu kuning memiliki energi positif yang membuat makhluk-makhluk tak kasatmata enggan mendekat. Jika nekat, mereka bakal terluka parah.

Karena itulah kemudian bambu kuning banyak ditanam sebagai penghias pagar. Dengan tujuan, agar makhluk-makhluk itu tidak masuk dan mengganggu penghuni rumah.

Selain setan dan makhlus sejenis lainnya, bambu kuning yang dijadikan pagar juga bisa menangkal serangan-serangan gaib seperti pengapesan atau santet.

Selain berkhasiat sebagai proteksi gaib, menurut ahli Feng Sui bambu kuning juga bermanfaat untuk membawa keberuntungan. Hal ini dikarenakan bambu kuning mengandung energi positif.

Bambu kuning juga sering dipakai sebagai jimat. Konon, barang siapa menyimpan bambu kuning maka ia bakal aman di mana pun berada. Tak hanya bebas gangguan fisik, tapi tentu dari yang gaib-gaib.

Untuk jimat, biasanya penggunaannya adalah dipotong kecil-kecil lalu disimpan. Seperti di dompet, saku, atau dibikin liontin kalung. Percaya nggak percaya, banyak yang mengatakan ini memang manjur.

Nah, kalau kebetulan menemukan bambu kuning yang pethuk atau cabang ruasnya yang bertemu satu sama lain, ini juga bisa jadi jimat. Konon lebih ampuh, biasanya untuk khasiat penglaris juga.

 

Disarikan dari laman ceritamisteri.com
Editor: Rajo

Komentar Anda