Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadhan 27 Mei

207
Ilustrasi

BENANKMERAH.CO, JAKARTA—Merujuk hasil perhitungan astronomi ahli falak Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan awal puasa Ramadhan 1438 Hijriah/2017 Masehi jatuh pada tanggal 27 Mei.

“Karena posisi hilal saat itu berada di sekitar tujuh derajat. Sudah tinggi,” kata Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti seperti dilansir Antara Jakarta, Rabu (15/3/2017).

Mu’ti mengatakan keputusan tersebut merujuk pada hasil “hisab hakiki wujudul hilal” Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Menurutnya, posisi ketinggian bulan baru atau hilal yang tinggi itu memungkinkan terlihat mata telanjang. Kemungkinan besar awal puasa 2017 versi Muhammadiyah dengan pemerintah akan sama.

Lanjut dia, pemerintah biasanya menetapkan posisi minimal hilal sesuai metode rukyat adalah lebih dari dua derajat di atas ufuk guna memenuhi unsur keterlihatan bulan oleh mata.

“Pemerintah walaupun menggunakan rukyatul hilal biasanya di atas 4 derajat itu hilal sudah terlihat. Bahkan ada pendapat kalau dua derajat sudah rukyat,” tuturnya.

Kendati ada kesamaan awal Ramadhan Muhammadiyah dan pemerintah, Mu’ti mengatakan delegasi Muhammadiyah akan tetap menghadiri sidang itsbat yang diadakan oleh Kementerian Agama dengan beberapa syarat sesuai prinsip kemaslahatan musyawarah.

Kata Mu’ti, syarat pertama proses sidang itsbat tidak disiarkan langsung oleh media kecuali untuk pengumuman hasil musyawarah.

“jika terjadi perbedaan pendapat maka harus dimasukkan ke dalam pertimbangan pengambilan keputusan agar tidak ada pendapat kelompok tertentu yang merasa diabaikan”, imbuhnya

Komentar Anda