Tolak Kenaikan Listrik Batam, Ratusan Masyarakat Akan Gelar Aksi Demo Jilid II

624
Said Abdullah Dahlawi Kordinator Umum AMPLI - BENANKMERAH FOTO

BENANKMERAH.CO, BATAM – Ratusan masyarakat dari berbagai elemen yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Listrik (AMPLI) dipastikan akan turun demo (jilid 2) di Kantor Graha Kepri Batam pada Jum’at 17 Maret 2017 mendatang.

Tuntutan masyarakat tetap sama yakni penolakan kenaikan tarif listrik sebesar 45,4%.

“Tuntutan kami tetap sama yakni menolak kenaikan tarif listrik sebesar 45,4%, yang saat ini entah sudah ditanda tangani atau belum oleh Gubernur”, kata Sahid Abdullah Dahlawi selaku Kordinator Umum aksi demo kepada benankmerah.co via seluler, Selasa (14/3/2017)

Sahid melanjutkan, masyarakat merasa berat dengan kenaikan tarif listirk itu.

“Angka kenaikan itu terlalu fantastik, dan sangat berat bagi masyarakat disaat kondisi ekonomi seperti ini”, ujarnya

Dirinya menegaskan, bahwa masyarakat Batam tidak alergi dengan kenaikan listrik tersebut.

“Boleh menaikan tarif listrik, tapi dalam menilai kenaikan iniĀ  harus ada kajian tidak hanya melihat kondisi PLN saja, tapi kondisi masyarakatnya juga”, tegasnya

Lanjut Sahid, pemerintah tidak melakukan kajian terhadap kemampuan masyarakat, yang mana hal itu telah diamanatkan dalam PP Nomor 14 Tahun 2012 tentang Kegiatan Usaha Penyediaan Tenaga Listrik.

Seperti diketahui, aksi demo jilid 1 penolakan kenaikan tarif listrik oleh AMPLI ini pernah digelar pada Senin 6 Maret 2017 lalu. Yang mana peserta aksi unjuk rasa menyatakan beberapa sikap dan tiga alasan kenapa menolak kenaikan tarif listrik

Baca : Demo LSM dan Mahasiswa, Tolak Kenaikan Tarif Listrik di Batam

Peserta ujuk rasa yang akan turun pada Jumat nanti bekisar 500 orang lebih dari belasan elemen masyarakat yang tergabung dalam AMPLI.

(rin)

 

Komentar Anda