Saksi Ahli Sanford: Air Baku Olahan ATB ‘Alami’

1844
Yusril Koto menerangkan kepada Majelis sidang mengenai label Sanford yang telah bohongi publik - (BENANKMERAH FOTO/Marina)

BENANKMERAH.CO, BATAM – Dalam sidang lanjutan Arbitrase ke 2 di Badan Penyelesaian Sangketa Konsumen (BPSK) kota Batam pada Rabu (1/3/2017). Pihak Sanford menghadirkan 2 orang saksi ahli beserta bukti-bukti yang sudah dikeluarkan dari Kementrian Industri.

Dalam persidangan itu, anggota majelis sidang Fahry Agusta menanyakan kepada saksi ahli Sanford, apa arti kalimat air alami yang tertera dilabel kemasan sanford.

“Arti alami yang ada dalam kemasan sanford, karena air baku dari ATB, dan air ATB adalah air alami”, jelas Marah Mardiasyah salah seorang saksi ahli Sanford

Menurutnya, air Sanford sudah melalui proses panjang dan ketat hingga menjadi air mineral yang layak dikonsumsi masyarakat.

Sementara itu, Yusril Koto selaku konsumen mengatakan kepada majelis sidang, label tertera di kemasan Sanford tersebut tidak sesuai dengan janji, karena bahan baku Sanford bersumber dari air olahan ATB yang prosesnya menggunakan bahan-bahan kimia.

“Air baku Sanford yang bersumber dari air olahan yang diproses menggunakan bahan-bahan kimia seperti klorin (kaporit) dan Aluminium Sulfat yang di ambil dari PT. Adhya Tirta Batam (ATB), jadi Sanford bukan air alami”, terangnya

Menurut Yusril, air alami itu adalah jika air baku tersebut di ambil dari mata air pegunungan atau air sumur bor yang belum di olah. Jadi Sanford bukan termasuk kategori air mineral tapi demineral.

Air demineral ini artinya mineral-mineral yang terkandung dalam air itu telah didistilasi sehingga mineral yang terkandung didalamnya hilang. Air ini juga sering disebut sebagai air murni.

Seperti diketahui, Sidang ini dilaksanakan berdasarkan laporan Yusril Koto dan Basau Makasau, bahwa Produk Air Minum Mineral Sanford diduga telah membohongi masyarakat dikarenakan yang tertera di label Sanford tidak sesuai dengan janji. 

Baca juga : Yusril : Yang Tertera Dilabel Sanford ‘Modus’

Sidang masih akan berlanjut pada Rabu 8 Maret 2017 pekan depan. Dengan agenda menguji kelayakan air kemasan Sanford, yang menghadirkan saksi ahli dari Badan Standarlisasi Nasional (SNI), Balai BPOM dan Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan pengendalian Penyakit (BTKL PP) Kelas I Batam.

(rin)

Komentar Anda