JK : Adanya Perbedaan Agama, Kesenjangan Ekonomi Indonesia Cukup Membahayakan

289
Wakil Presiden M Jusuf Kalla (Foto Istimewa)

JAKARTA – Dalam penutupan sidang tanwir Muhammadiyah di Ambon, Wakil Presiden M Jusuf Kalla (JK) mengatakan, kesenjangan yang ada di Indonesia dalam kondisi cukup membahayakan karena adanya perbedaan agama antara yang kaya dan miskin.

“Kesenjangan di Indonesia cukup berbahaya dibanding di negara lain. Di Thailand yang kaya dan miskin sama agamanya. Di Filipina juga begitu, baik yang kaya maupun miskin memiliki agama yang sama. Sementara di Indonesia yang kaya dan miskin berbeda agama,” kata JK seperti dikutip Antara pada Minggu (26/02/2017).

Lebih lanjut JK menjelaskan di Indonesia sebagian besar orang yang kaya adalah warga keturunan yang beragama Khonghuchu maupun kristen. Sedangkan orang yang miskin sebagian besar Islam dan ada juga yang kristen.

“Ini sangat berbahaya. Karena itu kita harus berusaha bersama untuk mengatasi hal ini,” kata Jusuf Kalla, dalam sidang Tanwir Muhammadiyah yang sebelumnya dibuka oleh Presiden Joko Widodo pada Jumat.

Menurut Wakil Presiden RI ini, Pancasila bukan tidak dilaksanakan hanya sila ke limanya sangat sulit dilaksanakan.

Lebih lanjut JK mengatakan bahwa persoalan kesenjangan tidak hanya menjadi masalah bangsa Indonesia.

JK juga menjelaskan, juga sangat terasa adanya ketimpangan antara negara maju dan bukan. Juga di internal negara manapun.

“Di Amerika pun, juga terjadi kesenjangan”, tambah JK.

(rjs)

Komentar Anda