Jokowi: Tingkat Kapatuhan Produsen Terhadap Kesesuaian SNI Masih Rendah

160
Foto Setkab RI

BENANKMERAH.CO, JAKARTA – Presiden Joko Widodo mengatakan, menurut data pemerintah menunjukkan tingkat kepatuhan produsen terhadap kesesuaian standar produk dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) masih rendah‎.

“Tercatat hanya 42% produk yang beredar di pasar, sesuai dengan SNI”. kata Jokowi, Selasa (21/3/2017).

Dia menilai ada hal yang keliru dan wajib diperbaiki. Terlebih, masyarakat yang mengenal dan mengetahui fungsi lembaga perlindungan konsumen hanya 22,2%.

Padahal, selama 5 tahun terakhir konsumsi masyarakat berkontribusi rata-rata 55,84% terhadap Produk Domestik Bruto. Artinya, ekonomi nasional masih digerakkan oleh konsumsi.

Di sisi lain, Tanah Air memiliki jumlah penduduk yang sangat besar. Konsekuensinya, menciptakan potensi pasar dan jumlah konsumen yang sangat besar.

Presiden Joko Widodo mengkritisi dan meminta bermacam lembaga perlindungan konsumen bekerja lebih keras sebagai bentuk kehadiran negara di tengah konsumen.

Kepala Negara mengatakan perlindungan konsumen secara efektif tidak terlepas dari kehadiran dan peran negara.‎ Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka rapat koordinasi terbatas tentang perlindungan konsumen.

“Efektivitas tersebut dilihat dari sejauh mana norma dan standar bisa dipenuhi, serta dibantu oleh para produsen. Selain itu, pengawasan dan penegakan hukum secara efektif,” katanya

Sumber : JIBI

Komentar Anda